Perbedaan Rahn dengan Gadai | Materi Kuliah Ilmu Ekonomi

Perbedaan Rahn dengan Gadai:


  1. Rahn dalam hukum Islam dilakukan secara sukarela atas dasar tolong-menolong tanpa mencari keuntungan; sedangkan gadai menurut hukum perdata disamping berprinsip tolong-menolong juga menarik keuntungan dengan cara menarik bunga atau sewa modal yang ditetapkan.
  2. Dalam hukum perdata, hak gadai hanya berlaku pada benda yang bergerak; sedangkan dalam hukum Islam, hak Rahn berlaku pada seluruh harta, baik harta yang bergerak maupun yang tidak bergerak.
  3. Dalam Rahn, menurut hukum Islam tidak ada istilah bunga uang.
  4. Gadai menurut hukum perdata, dilaksanakan melalui suatu lembaga, yang di Indonesia disebut Perum Pegadaian; Rahn menurut hukum Islam dapat dilaksanakan tanpa melalui suatu lembaga.
Aspek-Aspek Pendirian Gadai Syari’ah.

Adanya keinginan masyarakat untuk berdirinya lembaga gadai Syari’ah dalam bentuk perusahaan, mungkin karena umat Islam menghendaki adanya lembaga gadai perusahaan yang benar-benar menerapkan prinsip Syari’ah Islam. 

Untuk mengakomodir keinginan ini perlu dikaji berbagai aspek penting, antara lain:

  1. Aspek Legalitas.
  2. Aspek Pemodalan.
  3. Aspek Sumber Daya Manusia.
  4. Aspek Kelembagaan.
  5. Aspek Sistem dan Prosedur.
  6. Aspek Pengawasan.

0 Comments

Post a Comment