Proses Persepsi Dalam Psikologi | Materi Kuliah Psikologi

Dari segi psikologi dikatakan bahwa tingkah laku seseorang merupakan fungsi dari cara dia memandang. 

Oleh karena itu untuk mengubah tingkah laku seseorang, harus dimulai dari merubah persepsinya. Dalam proses persepsi, terdapat tiga komponen utama berikut:

    1. Seleksi adalah proses penyaringan oleh indra terhadap rangsangan dari luar, intensitas dan jenisnya dapat banyak atau sedikit'
    2. Interpretasi, yaitu proses mengorganisasikan informasi sehingga mempunyai arti bagi seseorang
    3. Interpretasi dan persepsi kemudian diterjemahkan dalam bentuk tingkah laku sbeagai reaksi
Jadi, proses persepsi ialah melakukan seleksi, interpretasi dan pembulatan terhadap informasi yang sampai. Dalam definisi pesepsi dikemukakan Pareek di atas, mencakup beberapa segi atau proses yaitu:
  1. Proses menerima rangsangan
Proses pertama dalam persepsi ialah menerima rangsangan atau data dari berbagai sumber. Kebanyakan data diterima melalui panca indra.
  1. Proses menyeleksi rangsangan
Setelah diterima, rangsangan / data diseleksi. Dua kumpulan faktor menentukan seleksi rangsangan itu yaitu faktor intern dan eksternal.
    1. Faktor-faktor intern yang mempengaruhi seleksi persepsi
      1. Kebutuhan psikologis
      2. Latar belakang
      3. Pengalaman
      4. Sikap dan kepercayaan umum
      5. Penerimaan diri
    2. Faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi seleksi persepsi
      1. Intensitas
      2. Ukuran
      3. Kontras
      4. Gerakan
      5. Ulangan
      6. Keakraban
      7. Sesuatu yang baru
Sementara itu, Devito menyebutkan enam proses yang mempengaruhi persepsi yaitu teori kepribadian implisit, ramalan yang dipenuhi sendiri, aksentuasi perseptual, primasi – resensi, konsistensi dan stereotip
  1. Proses pengorganisasian
Rangsangan yang diterima selanjutnya diorganisasikan dalam suatu bentuk. Ada tiga dimensi utama dalam pengorganisasian rangsangan, yakni:
    1. Pengelompokan
Beberapa faktor digunakan untuk mengelompokkan rangsangan antara lain:
      1. Kesamaan, rangsangan-rangsangan yang mirip dijadikan satu kelompok
      2. Kedekatan, hal-hal yang dekat antara satu dengan yang lain juga dikelompokkan menjadi satu
      3. Ada suatu kecenderungan untuk melengkapi hal-hal yang dianggap belum lengkap
    1. Bentuk timbul dan latar
Dalam melihat rangsangan atau gejala, ada kecenderungan untuk memusatkan perhatian pada gejala-gejala tertentu yang timbul menonjol, sedangkan rangkaian / gejala lainnya berada di latar belakang.
    1. Kematangan persepsi
Ada suatu kecenderungan untuk menstabilkan persepsi dan perubahan-perubahan konteks tidak mempengaruhinya.

0 Comments

Post a Comment