Faktor Kontribusi Dalam Pengembangan Riset Operasional | Materi Kuliah Manajemen

Faktor Kontribusi Dalam Pengembangan Riset Operasional | Materi Kuliah Manajemen

Ada beberapa faktor yang turut berkontribusi dalam pengembangan riset operasional. 

Faktor pertama adalah Kemajuan fundamental yang dibuat dalam pengembangan metode yang ada terhadap riset operasional. 

Sesudah perang, banyak ilmuwan yang berpartisipasi dalam tim riset operasional atau yang mendengarkan keberhasilan tim termotivasi untuk melanjutkan penelitian relevan terhadap suatu bidang, yang mengatakan pengembangan penting dari sudut seni yang dihasilkan. Salah satu referensi paling penting yaitu ditemukannya metode simpleks untuk menuntaskan permasalahan pemrograman linear oleh George Dantzig tahun 1947. 

Banyak metode riset operasional, menyerupai pemrograman linear, pemrograman dinamis, teori antrian dan teori inventori sudah dikembangkan dengan baik di simpulan tahuan 1950- an. 

Faktor kedua yaitu perkembangan teknologi komputer. 

Perhitungan kompleks sering harus dilakukan untuk permasalahan kompleks. Jika dilakukan dengan tangan (secara manual) sering menjadi masalah dan bahkan sering mustahil dilakukan. Pengembangan komputer digital elektronik dengan kemampuan melaksanakan perhitungan aritmetik tinggi sudah mempersembahkan penyelesian yang ribuan atau jutaan kali lebih cepat daripada yang bisa insan lakukan dengan tangan. 

Perkembangan disiplin operation research diawaili dari keberhasilan-keberhasilan penelitian dari kelompok kelompok studi militer yang kemudian sudah menarikdanunik kalangan Industriawan untuk memmenolong mempersembahkan banyak sekali solusi terhadap masalah-masalah manajerial yang rumit. 

Dalam perkembangannya kini ini, Operation Reseach (OR) banyak diterapkan dalam menuntaskan masalah-masalah administrasi untuk meningkatkan produktivitas atau efisiensi. Operation Reseach sering dinamakan sebagai Management Science.
  1. Pengertian Riset Operasional Secara harfiah kata operation sanggup didefenisikan sebagai tindakan-tindakan yang diterapkan pada beberapa masalah atau hipotesis. Sementara kata riset (research) yaitu suata proses yang terorganisasi dalam mencari kebenaran akan masalah atau hipotesis tadi. Kenyataannya, sangat susah untuk mendefenisikan Operation Research, terutama alasannya yaitu batas-batasnya tidak jelas. Operation Reseach mempunyai bermacam- macam penjelasan, diberikut ini beberapa kutipan defenisi operation research yang dikemukan oleh para andal operation research dalam banyak sekali literature.
  2. Riset Operasi yaitu suatu aplikasi dari banyak sekali metoda ilmiah untuk tujuan penguraian terhadap masala-masalah yang kompleks yang muncul dalam pengarahan dan pengelolaan dari suatu sistem besar (manusia, mesin-mesin, bahan-bahan, dan uang) dalam bidang perindustrian, bisnis, pemerintahan, dan pertahanan. Pendekatan khusus ini bertujuan membentuk suatu model ilmiah dari sistem, menggabungkan banyak sekali faktor menyerupai peluang dan resiko, untuk meramalkan dan membandingkan hasil-hasil dari beberapa keputusan, strategi, atau pengawasan. Tujuannya yaitu memmenolong pengambil keputusan menentukan kebijaksanaan dan tindakannya secara ilmiah. (Operation Research Society of Great Britain). 
Prinsip-Prinsip Asuransi Syariah | Materi Kuliah Manajemen

Prinsip-Prinsip Asuransi Syariah | Materi Kuliah Manajemen

Beberapa prinsip yang terkandung dalam asuransi Syariah yaitu:
  1. Saling bekerja sama atau Bantu-membantu. Seorang muslim bagian dari sistem kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, seorang muslim dituntut mampu merasakan dan memikirkan  saudaranya yang akan menimbulkan sikap saling membutuhkan dalam menyelesaikan masalah.“Dan tolong menolonglah kamu (dalam mengerjakan)kebaikan dan taqwa. Dan jangan tolong,menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”(QS.Al Maidah[5];2)   
  2. Saling melindungi dari berbagai kesusahan dan penderitaan satu sama lain. Hubungan sesame muslim ibarat suatu badan yabg apabila satu anggota badan terganggu atau kesakitan maka seluruh badan akan ikut merasakan. Maka saling membantu  dan tolong-menolong menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem kehidupan masyarakatn“Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang meminta-minta maka, janganlah kamu menghardiknya”’.(Adh.Duiha [93]9-10)
  3. Sesama muslim saling bertanggungjawab. Kesulitan seorang muslim dalam kehidupan menjadi tanggung jawab sesama muslim. Sebagaimana dalam firman Allah swt surat Ali Imran93) ayat 103. “Dan peganglah kamu kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah  akan  nikmat Allah kepamu ketika dahulu (masa Jahilliyah) bermusuh-musuhan, maka, Allah merpersatukan hatimu, lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah orang-orang bersaudara, dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk”.
  4. Menghindari  unsur gharar, maysir, dan riba.
Pengertian Asuransi (Syariah) | Materi Kuliah Manajemen

Pengertian Asuransi (Syariah) | Materi Kuliah Manajemen

Dalam Undang-Undang Hukum Dagang pasal 246 disebutkan:”Asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian, dengan nama seorang penanggung mengikat diri kepada seorang tertanggung dengan menerima premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena satu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu."

Sedangkan menurut UU No.2 tahun 1992 tentang usaha perasuransian, asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan nama pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Dari beberapa diatas, dapat diketahui setidaknya ada tiga unsur yang ada di asuransi:
  1. Pertama, bahaya yang dipertanggungkan; 
  2. Kedua, premi pertanggungan; 
  3. Ketiga sejumlah uang ganti rugi pertanggungan.

Mayoritas ulama mengatakan bahwa praktik asuransi yang demikian hukumnya haram menurut Islam, karena:
  1. Adanya unsur gharar, yaitu unsur ketidakpastian tentang hak pemegang polis dan sumber daya yang dipakai menutup klaim.
  2. Adanya unsur maysir, yaitu unsur judi karena dimungkinkan ada pihak yang diuntungkan diatas kerugian orang lain.
  3. Adanya unsur riba, yaitu diperolehnya pendapatan dari membungakan.
Asuransi dalam Islam dikenal dengan istilah takaful yang berarti saling memikul resiko diantara sesama orang , sehingga antara satu dengan yang lainnya menjadi penanggung atas resiko yang lainnya. 

Saling pikul resiko ini dilakukan atas dasar tolong menolong dalam kebaikan dimana masing-masing mengeluarkan dana/sumbangan/derma (tabarru’) yang ditunjuk untuk menanggung resiko tersebut. 

Takaful dalam pengertian tersebut sesuai dengan surah Al Maidah(5):2 “ Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”

Asuransi syariah adalah asuransi yang berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Menurut Fatwa DSN No.21/DSN-MUI/III/2002 tentang asuransi syariah, yaitu usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang /pihak melaui investasi dalam bentuk asset/dan tabarru’/ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

Jadi dasar didirikannya asuransi syariah adalah penghayatan terhadap semangat saling bertanggung jawab, kerjasama dan perlindungan dalam kegiatan-kegiatan masyarakat, demi terciptanya kesejahteraan umat dan masyarakat umumnyaSebagai seorang muslim, kita wajib percaya bahwa segala hal yang terjadi diatas tidak terlepas dari qadha dan qadhar Allah Swt. terhadap hamba-hambanya. Hal ini telah dijelaskan oleh Allah Swt. 

Dalam firman-Nya yang berbunyi “ Dan tiada seorangpun dapat mengetahui dengan pasti apa yang diusahakannya esok, dan tiada seorangpun yang mengetahui dibumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”(QS Luqman[31]:34)
Pengertian Modal Sendiri dan Modal Asing pada Koperasi | Materi Kuliah Manajemen

Pengertian Modal Sendiri dan Modal Asing pada Koperasi | Materi Kuliah Manajemen


  • Modal Sendiri Koperasi
Modal sendiri dapat diklasifikasikan sebagai modal internal. Sifat dari jenis dana ini adalah tertanam untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Sepanjang koperasi masih hidup , jenis modal ini pasti ada walaupun jumlahnya dapat berubah naik atau turun.

Jenis – jenis modal sendiri koperasi:
  1. Simpanan pokok dan simpanan wajib dari para anggota. Simpanan pokok dan simpanan wajib ini akan semakin besar jumlahnya apabila terjadi pertambahan anggota dan ini berarti modal koperasi semakin banyak pula. Namun apabila ada anggota yang keluar karena merasa tidak sesuai lagi dengan tujuan koperasi, maka simpanan anggota yang akan keluar tersebut dapat diambil kembali yang mengakibatkan modal koperasi berkurang. Sehubungan dengan ini, pengurus dituntut untuk bekerja keras agar tidak ada anggota yang keluar, sehingga modal yang berasal dari simpanan pokok dan simpanan wajib tidak mengalami penurunan.
  2. SHU yang tidak dibagikan, ditanam kembali dan cadangan-cadangan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha.
  3. Hibah yaitu modal yang diterima koperasi secara Cuma-Cuma dari pihak lain menjadi modal sendiri. Hal ini banyak dijumpai di daerah-daerah, misalnya hibah dari bapak lurah atau pemuka masyarakat setempat.
  4. Simpanan wajib yang dikaitkan dengan hasil usaha atau sering disebut simpanan wajib khusus. Sebenarnya simpanan ini merupakan jenis simpanan yang tidak mempunyai peraturan atau dengan kata lain tergantung pada kebijakan masing-masing pengurus koperasi dalam mengantisipasi kebutuhan modal usaha. Hal ini bertujuan agar anggota lebih berperan aktif dalam memupuk modal sebanding dengan transaksi atau jasa yang diberikan kepada koperasi atau oleh koperasi kepada anggota.
  5. Simapanan Sukarela adalah simpanan yang dilakukan oleh pemilik dimana dia secara suka rela menitipkan sejumlah uang kepada koperasi untuk digunakan atau membant anggota lainnya yang sangat membutuhkan.

  • Modal Asing Pada Koperasi
Modal asing adalah sejumlah modal yang digunakan oleh perusahaan koperasi yang berasal dari luar koperasi. Modal asing sering diklasifikasikan kedalam jenis modal eksternal. Disini pemilik modal menanamkan modalnya ke koperasi dengan harapan memperoleh penghasilan yaitu bunga atas modal yang dipinjamkannya.

Manajer dan pengurus koperasi dituntut untuk menggunakan modal jenis ini secara efektif sesuai dengan kebutuhan. Apabila penggunaan modal ini tidak bisa menghasilkan SHU dengan presentase yang lebih tinggi disbanding bunga kredit yang harus dibayar, maka penggunaan modal asing tersebut tidak menguntungkan dan selanjutnya koperasi lebih baik tidak menggunakan modal ini.

Pengelola koperasi harus betul betul jeli dalam menilai, mereka harus jeli mencari sumber modal asing yang biaya bunganya rendah dan prosedurnya mudah serta tidak menimbulkan beban lain, seperti keharusan menyetor hasil produksi, keterkaitan membeli bahan baku yang dijual oleh kreditor tersebut, dll.

Biaya lain-lain dan biaya variable yang harus dipertimbangkan dalam memilih kredit biasanya disebut harga kredit. 

Harga kredit merupakan sejumlah pengorbanan (uang atau jasa) yang dikeluarkan oleh peminjam untuk mendapatkan sejumlah dana dan sampai dana tersebut dapat dimanfaatkan. Pada kondisi sekarang banyak kesempatan bagi koperasi untuk memperoleh kredit lunak, yaitu kredit yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka pembinaan dan pengembangan perkoperasian Indonesia.
Defenisi Pembelanjaan Internal dan Eksternal Koperasi | Materi Kuliah Manajemen

Defenisi Pembelanjaan Internal dan Eksternal Koperasi | Materi Kuliah Manajemen


  • Pembelanjaan Internal Koperasi

Pembelanjaan dapat diartikan sebagai semua aktivitas perusahaan untuk mencari atau memperoleh dana yang dibutuhkan dan menggunakannya secara efisien. 

Oleh karena itu, masalah pembelanjaan dapat dibedakan menjadi dua yaitu masalah pembelanjaan pasif dan aktif. Pembelanjaan aktif menyangkut bagaimana usaha penggunaan dana yang dimiliki agar bisa efisien sedangkan pembelanjaan pasif menyangkut bagaimana caranya untuk mencari dana dengan seefisien mungkin.

Pembelanjaan dari dalam atau intern merupakan usaha yang dilakukan dengan efisien agar pemenuhan kebutuhan dana guna membiayai operasi perusahaan dapat dipenuhi dari sumber dalam perusahaan sendiri.

Suatu bagian yang besar dari modal internal koperasi, yaitu yang berasal dari bagian SHU yang tidak dibagikan kepada anggota dan dimasukkan sebagai cadangan. Jumlah ini akan kumulatif dengan modal yang sudah ada, sehingga modal koperasi semakin lama semakin besar.
  • Pembelanjaan Eksternal Koperasi

Pembelanjaan eksternal koperasi atau pembelanjaan dari luar adalah usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dana yang bersal dari luar perusahaan. Modal eksternal dapat diperoleh melalui:
  1. Pinjaman dari perbankan 
  2. Pinjaman dari induk koperasi, gabungan koperasi dan dari pusat koperasi,
  3. Pinjaman dari pembeli, penjual, dan sejawat koperasi,
  4. Pinjaman dari lembaga keuangan lainnya seperti perusahaan asuransi
  5. Pinjaman dari perusahaan swasta.
  6. Pinjaman dalam bentuk uang atau saham dari BUMN dan BUMS.

Biasanya modal eksternal ini disebut juga sebagai modal asing atau kredit atau pinjaman, sehingga keberadaannya dikoperasi hanya bersifat sementara sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Pihak penjamin berkewajiban membayar sejumlah bunga sebagai imbalan atas penggunaan fasilitasnatau modal tersebut.

Jika presentase keuntungan yang dihasilakan atas penggunaan modal tersebut lebih tinggi dari biaya bunga, maka pinjaman tersebut bermanfaat bagi koperasi.
Hubungan Komunikasi Bisnis Dengan Ilmu Manajemen | Materi Kuliah Manajemen

Hubungan Komunikasi Bisnis Dengan Ilmu Manajemen | Materi Kuliah Manajemen

Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi. 

Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.

Peranan komunikasi dalam suatu organisasi sangat penting. Tidak ada seorang pun dalam keseharian tugasnya tanpa berkomunikasi. Baik itu bertema masalah pekerjaan maupun masalah di luar pekerjaan, seperti masalah keluarga, politik, sosial dan ekonomi nasional. 

Semua ini pasti dilakukan lewat komunikasi. Juga baik itu dilakukan melalui jalur vertikal (atasan-bawahan) maupun jalur horisontal (kolega setingkat). Seberapa jauh proses berkomunikasi itu berhasil dengan baik sangat ditentukan oleh 
  • Kondisi dan perilaku 
  • Pengirim gagasan atau pesan, 
  • Penerima pesan, 
  • Media yang dipakai, 
  • Teknologi informasi yang ada, 
  • Isi pesan dan cara pesan yang disampaikan serta suasana komunikasi itu sendiri. 
Keberhasilan itu akan dicerminkan oleh tidak adanya kesenjangan pemahaman antara pengirim dan penerima pesan.

6 Unsur Pokok Dalam Komunikasi Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

6 Unsur Pokok Dalam Komunikasi Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

Dalam komunikasi bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:

  1. Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi.
  2. Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lebih yakni komunikator dan komunikan.
  3. Gagasan, opini, informasi, instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya.
  4. Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
  5. Meggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.
  6. Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.
Ada lima komponen penting untuk diperhatikan dalam proses komunikasi, yaitu:

  • Pengirim pesan (sender atau komunikator)
  • Pesan yang dikirimkan (message)
  • Bagaimana pesan tersebut disampaikan (delivery channel atau media)
  • Penerima pesan (receiver atau komunikan); dan
  • Umpan balik (feedback) atau effect
Pengertian Komunikasi Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

Pengertian Komunikasi Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

Komunikasi adalah sesuatu hal dasar yang selalu dibutuhkan dan dilakukan oleh setiap insan manusia, karena berkomunikasi merupakan dasar interaksi antar manusia untuk memperoleh kesepakatan dan kesepahaman yang dibangun untuk mencapai suatu tujuan yang maksimal diantara kedua nya. Untuk mencapai usaha dalam berkomunikasi secara efektif, maka sebaiknya kita harus mengetahui sejumlah pemahaman dan persoalan yang terjadi dalam proses berkomunikasi itu sendiri.

Komunikasi bisnis adalah setiap komunikasi yang digunakan untuk membangun partnerships, sumber daya intelektual, untuk mempromosikan satu gagasan; suatu produk; servis; atau suatu organisasi, dengan sasaran untuk menciptakan nilai bagi bisnis yang dijalankan. Komunikasi Bisnis meliputi pengetahuan yang menyeluruh dari sisi internal dan eksternal bisnis tersebut. 
  1. Komunikasi yang internal termasuk komunikasi visi (perseroan/perusahaan), strategi, rencana-rencana, kultur/budaya perusahaan, nilai-nilai dan prinsip dasar yang terdapat di perusahaan, motivasi karyawan, serta gagasan-gagasan, dll. 
  2. Komunikasi eksternal termasuk merek, pemasaran, iklan, hubungan pelanggan, humas, hubungan-hubungan media, negosiasi-negosiasi bisnis, dll. Bagaimanapun bentuknya, semua hal tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan suatu nilai bisnis (create business value).

Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi baik komunikasi verbal maupun nonverbal.

Komunikasi bisnis berbeda dengan komunikasi antar pribadi maupun komunikasi lintas budaya. Komunikasi antar pribadi (interpersonal communications) merupakan bentuk komunikasi yang lazim dijumpai dalam kehidupan sehari-hariantara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan komunikasi lintas budaya (intercultural/communication) merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan antara dua orang atau lebih, yang masing-masing memiliki budaya yang berbeda.

Jadi dapat disimpulkan bahwa Komunikasi Bisnis adalah suatu proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.
Perbedaan Kewirausahaan dan Wirausaha | Materi Kuliah Manajemen

Perbedaan Kewirausahaan dan Wirausaha | Materi Kuliah Manajemen

Perbedaan Kewirausahaan dan Wirausaha

Kewirausahaan adalah keahlian atau keterampilan yang digunakan seseorang dalam mengkoordinir faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. 

Sebanyak dan sebagus apa pun faktor produksi alam, tenaga manusia, serta modal yang dipergunakan dalam proses produksi, jika dikelola dengan tidak baik, hasilnya tidak akan maksimal.

Sedangkan wirausaha merupakan  sebagai "orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menyusun cara baru dalam berproduksi, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan operasinya, serta memasarkannya."

Jadi kewirausahaan adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk menjalankan usahanya yang tidak dimiliki oleh orang lain. Sedangkan wirausaha adalah orang yang menjalankan kegiatan bisnis atau usaha.
Ciri-ciri Kewirausahaan dan Wirausaha | Materi Kuliah Manajemen

Ciri-ciri Kewirausahaan dan Wirausaha | Materi Kuliah Manajemen

Ciri-ciri Kewirausahaan dan Wirausaha:
  • Percaya diri

Percaya diri berarti memiliki keyakinan kuat dan optimisme yang tinggi.

  • Berorientasi pada tugas dan hasil

Berorientasi pada tugas berarti memiliki tekad kerja keras, tekun, enerjik, serta memiliki semangat dan kemauan dalam menghadapi kesulitan. Berorientasi pada hasil berarti haus akan prestasi serta mengejar keuntungan.

  • Pengambilan resiko

Memiliki keberanian untuk mengambil resiko yang wajar dalam menjalankan usahanya dan menyukai tantangan.

  • Kepemimpinan

Kepemimpinan berarti memiliki perilaku sebagai pemimpin yang baik atau berjiwa pemimpin.

  • Keorisinalan dan kreativitas

Memiliki daya kreasi dan imajinasi tinggi serta inovatif dalam membuat sesuatu yang baru, menyesuaikan dengan keadaan, dan memanfaatkan kesempatan yang ada.

  • Berorientasi pada masa depan

Harus selalu memikirkan dan memandang apa yang berada di masa depan.

  • Efisien

Selalu mengutamakan efisiensi, penghematan biaya, dan tidak konsumtif, selalu menanamkan kembali keuntungan yang diperoleh

  • Cerdas

Mempunyai cara analisis yang tepat, sistematis, dan metodologis.
Pengertian Wirausaha Menurut Para Ahli | Materi Kuliah Manajemen

Pengertian Wirausaha Menurut Para Ahli | Materi Kuliah Manajemen

Wirausaha secara umum adalah orang yang menjalankan usaha atau perusahaan dengan kemungkinan untung atau rugi. 

Oleh karena itu wirausaha perlu memiliki kesiapan mental, baik untuk menghadapi keadaan merugi maupun untung besar.

Definisi wirausaha usaha menurut beberapa ahli, sebagai berikut:
  1. Menurut Raymond W.Y. Kao. Wirausaha adalah orang yang mampu menciptakan dan merancang suatu gagasan menjadi realita.
  2. Menurut Richard Cantillon. Wirausaha adalah seseorang yang mampu memindahkan atau mengkonversikan sumber-sumber daya ekonomis dari tingkat produktivitas rendah ketingkat produktivitas yang lebih tinggi.
  3. Menurut Schumpeter. Wirausaha merupakan inovator yang tidak selalu menjadi inventor atau sebagai penemu.
  4. Menurut Syamsudin Suryana. Wirausaha adalah seseorang yang memiliki karakteristik percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, pengambil resiko yang wajar, kepemimpinan yang lugas, kreatif menghasilkan inovasi, serta berorientasi pada masa depan.
  5. Menurut Prawirokusumo. Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.
Proses Terbentuknya "Harga Pasar" Dalam sebuah Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

Proses Terbentuknya "Harga Pasar" Dalam sebuah Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

Harga pasar adalah harga kesepakatan antara pembeli dan penjual yang terbentuk dari hasil tawar menawar. Adanya permintaan dan penawaran mendorong pembeli dan penjual melakukan proses tawar menawar untuk mendapatkan harga pasar.

  1. Harga pasar akan tercapai setelah melalui serangkaian proses tawar – menawar antara penjual dan pembeli.
  2. Apabila harga barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual dirasa terlalu tinggi oleh pembeli maka barang dan jasa tersebut tidak dapat terjual.
  3. Istilah Surplus dikenal dengan pengertian suatu keadaaan dimana terjadi kelebihan penawaran.
  4. Istilah Shortage dikenal dengan pengertian suatu keadaan dimana terjadi kelebihan permintaan
  5. Prinsip Ceteris Paribus berlaku dalam hal ini, yaitu Harga merupakan satu – satunya faktor yang menentukan permintaan dari pembeli dan penawaran dari penjual
Fungsi Permintaan dan Penawaran Dalam Dunia Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

Fungsi Permintaan dan Penawaran Dalam Dunia Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

  • Fungsi Permintaan
Fungsi Permintaan adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah suatu barang yang diminta dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya.fungsi permintaan adalah suatu kajian matematis yang digunakan untuk menganalisa perilaku konsumen dan harga.

Fungsi permintaan mengikuti hukum permintaan yaitu apabila harga suatu barang naik maka permintaan akan barang tersebut juga menurun dan sebaliknya apabila harga barang turun maka permintaan akan barang tersebut meningkat. jadi hubungan antara harga dan jumlah barang yang diminta memiliki hubungan yang terbalik, sehingga gradien dari fungsi permintaan (b) akan selalu negatif.
  • Fungsi Penawaran
Fungsi penawaran adalah persamaan yang menunjukkan hubungan harga barang di pasar dengan jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen. Fungsi penawaran digunakan oleh produsen untuk menganalisa kemungkinan2 banyak barang yang akan diproduksi. 

Menurut hukum penawaran bila harga barang naik, dengan asumsi cateris paribus (faktor-faktor lain dianggap tetap), maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan sebaliknya apabila harga barang menurun jumlah barang yang ditawarkan juga menurun. jadi dalam fungsi penawaran antara harga barang dan jumlah barang yang ditawarkan memiliki hubungan posifit, karenanya gradien (b) dari fungsi penawaran selalu positif.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran Dalam Ekonomi | Materi Kuliah Manajemen

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran Dalam Ekonomi | Materi Kuliah Manajemen

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran

  • Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.

  • Tujuan perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

  • Pajak Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
  • Ketersediaan dan harga barang pengganti / pelengkap

Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.

  • Prediksi / perkiraan harga dimasa depan

Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan Dalam Ekonomi Mikro | Materi Kuliah Manajemen

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan Dalam Ekonomi Mikro | Materi Kuliah Manajemen

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan

  • Perilaku konsumen / selera konsumen

Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

  • Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap

Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

  • Pendapatan / penghasilan konsumen

Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

  • Perkiraan harga dimasa depan

Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.

  • Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen

Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
Ruang Lingkup Dalam Teori Ekonomi Mikro | Materi Kuliah Manajemen

Ruang Lingkup Dalam Teori Ekonomi Mikro | Materi Kuliah Manajemen

Ilmu ekonomi mikro adalah suatu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari kegiatan-kegiatan ekonomi secara individual (unit-unit) atau bagian-bagian kecil dari masalah-masalah ekonomi atau secara disagregat. Seperti misalnya kehidupan/kegiatan suatu perusahaan, tingkat harga dan upah, alokasi factor-faktor produksi, dan sebagainya.

Jadi, ilmu ekonomi mikro lebih mempelajari secara spesifik terhadap unit-unit dalam kegiatan ekonomi dan apa yang terjadi pada kehidupan ekonomi yang berlangsung.

Pendekatan teori ekonomi mikro menggunakan model-model abstrak di dalam melihat bagaimana terbentuknya harga dari suatu benda dan bagaimana sumber daya yang tersedia dialokasikan kepada berbagai macam penggunaan produksi untuk masyarakat.

Fungsi teori ekonomi mikro adalah hanya bersifat menerangkan dan dapat digunakan sebagai dasar untuk peramalan, dimana kita dimungkinkan untuk membut suatu peramalan yang bersifat kondisional atau ramalan yang besyarat, dimana syaratnya adalah adanya suatu ASUMSI.

Suatu model yang paling sempurna dalam teori ekonomi mikro adalah model penawaran dan model permintaan, dimana melalui penggunaan model ini maka ramalan yang bersifat kondisional dapat dibuat. Misalnya, dapat dikatakan bahwa bila kurva permintaan mempunyai kemiringan yang negatif dan kurva penawaran mempunyai kemiringan yang positif, maka dengan naiknya harga di atas harga keseimbangan akan menciptakan adanya kelebihan barang di pasar, dan sebaliknya.

Teori ekonomi mikro dapat juga diterapkan pada kebijaksanaan perekonomian, yakni dengan menggunakan teori harga untuk menganalisa tindakan-tindakan yang dilakukan untuk mempengaruhi perekonomian.
Bentuk Laporan Keuangan Dalam Ilmu Akuntansi | Materi Kuliah Manajemen

Bentuk Laporan Keuangan Dalam Ilmu Akuntansi | Materi Kuliah Manajemen

Neraca, memiliki dua bentuk penyajian:
  1. Rekening (skontro) Pada bentuk ini unsur aktiva disajikan pada sisi kiri (debit), sedangkan unsur kewajiban dan ekuitas disajikan pada sisi kanan (kredit)
  2. Laporan (stafel) Pada bentuk ini baik aktiva maupun ekuitas disajikan secara urut dari atas ke bawah, yang dimulai dari aktiva , kewajiban dan terakhir ekuitas.

Laba rugi, memiliki dua bentuk penyajian yaitu:
  • Single step
Pada bentuk ini semua penghasilan yang diperoleh dari berbagai kegiatan /aktivitas dikelompokkan menjadi satu kelompok yang disebut kelompok penghasilan, sedangkan untuk semua beban dikelaompokkan ke dalam satun kelompok yang disebut beban. Penghasilan bersih (laba) merupakan selisih antara kelompok penghasilan dan total kelompok beban.

  • Multiple step
Pada bentuk ini penghasilan bersih (laba) dihitung secara bertahap sesuai dengan aktivitas perusahaan. Dengan demikian, semua penghasilan dan beban disajikan sesuai dengan kegiatan/aktivitas, yaitu kegiatan usaha, di luar usaha dan luar biasa.
Jenis Dan Bentuk Laporan Keuangan | Materi Kuliah Manajemen

Jenis Dan Bentuk Laporan Keuangan | Materi Kuliah Manajemen

Jenis laporan keuangan

Neraca
Neraca adalah laporan keuangan yang memberikan informasi mengenai posisi keuangan (aktiva, kewajiban, dan ekuitas) perusahaan pada saat tertentu. Neraca mempunyai tiga unsur laporan keuangan, yaitu :

Aktiva adalah sumber daya yang dikuasai perusahaan, yang terdiri dari:

  • Aktiva lancar, yaitu aktiva yang manfaat ekonominya diharapkan akan diperoleh dalam waktu satu tahun atau kurang (siklus operasi normal), misalnya kas, surat berharga, persediaan, piutang dan persekot biaya.
  • Investasi jangka panjang, yaitu penanaman modal yang biasanya dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh penghasilan tetap atau untuk menguasai perusahaan lain dan jangka waktunya lebih dari satu tahun, misalnya investasi saham, investasi obligasi.
  • Aktiva tetap, yaitu aktiva yang memiliki substansi (ujud) fisik, digunakan dalam operasi normal perusahaan dan memberikan manfaat ekonomi lebih dari satu tahun. Contohnya adalah gedung, tanah, kendaraan, mesin dan peralatan.
  • Aktiva yang tidak terwujud, yaitu aktiva yang tidak memiliki substansi fisik dan biasanya berupa hak istimewa yang memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan untuk jangka waktu lebih dari satu tahun. Misalnya patent, goodwill, royalty, copyright, franchise dan license.
Kewajiban merupakan utang perusahaan masa kini, yang terdiri dari:
  • Kewajiban lancar, yaitu kewajiban yang penyelesaiannya diharapkan akan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan (yang memiliki manfaat ekonomi) dalam jangka waktu satu tahun atau kurang termasuk dalam kategori kewajiban ini misalnya utang dagang, utang wesel, utang gaji dan upah, utang pajak, dan utang biaya.
  • Kewajiban jangka panjang, yaitu kewajiban yang penyelesaiannya diharapkan akan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan (yang memiliki manfaat ekonomi) dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Misalnya utang obligasi, utang hipotik, utang bank atau kredit investasi.
  • Kewajiban lain-lain, yaitu kewajiban yang tidak dapat dikategorikan ke dalam salah satu macam kewajiban di atas, misalnya utang pada direksi, utang pada pemegang saham.
Ekuitas yaitu bagian hak pemilik dalam perusahan yang merupakan selisih antara aktiva dan kewajiban yang ada., ekuitas terdiri dari:
  • Ekuitas yang berasal dari setoran para pemilik, misalnya modal saham (termasu agio saham bila ada)
  • Ekuitas yang berasal dari hasil operasi, yaitu laba yang tidak dibagikan kepada para pemilik , misalnya deviden.
Laporan laba rugi menggambarkan informasi mengenai potensi (kemampuan) perusahan dalam mengahsilkan laba selama periode tertentu (kinerja). Laporan laba rugi memiliki unsur:


Penghasilan (income) ada dua macam penghasilan yaitu:

  • Pendapatan (revenues), yaitu penghasilan yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas yang biasa dan yang dikenal dengan sebutan berbeda, seperti penjualan barang dagangan, penghasilan jasa (fee), pendapatan bunga, pendapatan deviden, royaltis dan sewa.
  • Keuntungan (gains), yaitu pos lain yang memenuhi definisi penghasilan dan mungkin timbul atau tidak timbul dalam pelaksanaan aktivitas perusahaan yang rutin misalnya pos yang timbul dalam pengalihan aktiva lancar, revaluasi sekuritas, kenaikan jumlah aktiva jangka panjang.
Beban (expense) dapat terdiri dari:
  • Beban yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas perusahaan yang biasa (yang biasanya berbentuk arus kas keluar atau berkurangnya aktiva seperti kas persediaan, aktiva tetap), yang meliputi misalnya harga pokok penjualan, gaji dann upah, penyusutan.
  • Kerugian, yang mencerminkan pos lain yang memenuhi definisi beban yang timbul atau tidak timbul dari aktivitas perusahaan yang jarang terjadi, seperti misalnya rugi karena bencana kebakaran , banjir atau pelepasan aktiva tidak lancar.
Unsur-unusr Dalam Sebuah Laporan Keuangan | Materi Kuliah Manajemen

Unsur-unusr Dalam Sebuah Laporan Keuangan | Materi Kuliah Manajemen

  • Unsur posisi keuangan
  1. Aktiva adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan diharapkan akan memberi manfaat ekonomi bagi perusahaan di masa depan
  2. Kewajiban merupakan hutang perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya diharapkan akan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi
  3. Ekuitas adalah hak residual (residual interest) atas aktiva perusahaan setelah dikurangi seluruh kewajiban (aktiva bersih).
  • Unsur kinerja keuangan
  1. Penghasilan (income) Penghasilan adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aktiva atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi (setoran) penanam modal
  2. Beban (expense) Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.
Peluang Kerja Menjanjikan dalam Ilmu Akuntansi | Materi Kuliah Manajemen

Peluang Kerja Menjanjikan dalam Ilmu Akuntansi | Materi Kuliah Manajemen

Perkembangan profesi akuntansi sejalan dengan jenis jasa akuntansi yang diperlukan oleh masyarakat yang makin lama semakin bertambah kompleksnya. 

Gelar akuntan adalah gelar profesi seseorang dengan bobot yang dapat disamakan dengan bidang pekerjaan yang lain. Misalnya bidang hukum atau bidang teknik. 

Secara garis besar Akuntan dapat digolongkan sebagai berikut:

  1. Akuntan Publik (Public Accountant) Akuntan publik adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor akuntan. Seorang akuntan publik dapat melakukan pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dan jasa penyusunan sistem manajemen.
  2. Akuntan Intern (Internal Accountant) Akuntan intern adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. Akuntan intern ini disebut juga akuntan perusahaan. Jabatan tersebut yang dapat diduduki mulai dari Staf biasa sampai dengan Kepala Bagian Akuntansi atau Direktur Keuangan. Tugas mereka adalah menyusun sistem akuntansi, menyusun laporan keuangan kepada pihak-pihak eksternal, menyusun laporan keuangan kepada pemimpin perusahaan, menyusun anggaran, penanganan masalah perpajakan dan pemeriksaan intern.
  3. Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah, misalnya di kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK).
  4. Akuntan Pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mangajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi.