Pengertian Kewirausahaan (Enterprenership) Dalam Ilmu Bisnis | Materi Kuliah Manajemen

Istilah kewirausahaan merupakan padanan kata dari entreprenership dalam bahasa inggris. Kata enterprenership sendiri sebenarnya berawal dari bahasa perancis, yaitu entreprende yang berarti petualang, pencipta, dan pengelola usaha. 

Istilah tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Richard Antillon pada tahun 1755 dan J.B. Say pada tahun 1803 untuk menggambarkan para pengusaha yang mampu memindahkan sumber-sumber daya ekonomis dari tingkat produktivitas rendah ke produktivitas tinggi. 

Sedangkan orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut sebagai wirausaha atau entreupreneur. Berbeda dengan pengertian wiraswasta yakni kegiatan usaha yang tidak memiliki visi.

Seorang wirausaha memiliki beberapa karakteristik antara lain 
  1. Mampu berkreasi
  2. Bersedia menorbankan waktu 
  3. Menginginkan reward atau hasil
Menurut sukardi sifat pengusaha antara lain, instrumental, presttatif, keluwesan bergaul, pekerja keras, optimis, mau mengambil resiko, swakendali, inovatif, dan mandiri. 

Perlu diketahui bahwa sifat pengusaha merupakan hasil dari proses belajar bukan karena faktor keturunan. Seorang pengusaha memiliki integritas yang tidak ditentukan oleh keadaan lingkungannya, tidak berdasarkan kedudukannya, dan tidak disamakan dengan reputasi. 

Dalam melaksanakan proses wirauaha  ada faktor motivasi antara lain the foreign refugge, the corporate refugge, the paternal refrugge, the feminist refrugge, the hosewife refrugge, the society refrugge, dan educational refrugge.

Dalam proses kewirausahaan biasanya terbentuk usaha kecil menengah. Usaha kecil adalah bentuk usaha kecil yang tidak bergantung pada manajemen serta tidak mendominasi pasar dimana ia berada.  Usaha kecil ini terdiri dari jasa, retailing, distribusi, pertanian , dan produksi. Dalam usaha kecil wirausaha harus memiliki strategi bisnis.




0 Comments

Post a Comment