Psikologi Teoritis dan Psikologi Praktis | Materi Kuliah Psikologi,


  • Psikologi Teoritis

Ilmu jiwa yang mempelajari gejala-gejala kejiwaan untuk gejala-gejala itu sendiri. Psikologi teoristis hanya digunakan dalam pengertian ilmiah murni (pure science). Maksudnya, belum dihubungkan dengan praktek kehidupan sehari-hari melainkan mempelajari gejala-gejala tersebut hanya sebagai pengetahuan saja, untuk mengetahui menambah pengetahuan tentang kejiwaan. 
  • Psikologi Praktis

Psikologi teoritis yang dikembangkan menjadi psikologi praktis dan psikologi yang langsung dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Yang termasuk psikologi praktis ialah: 


  1. Psiko-teknik: teori tentang cara menetapkan pribadi seseorang dan kecakapannya untuk memegang jabatan tertentu. 
  2. Psikologi Pendidikan: mempelajari hal ikhwal jiwa untuk keperluan pendidikan, jadi segala gejala-gejala yang berhubungan dengan proses pendidikan dipelajari secara mendalam. 
  3. Ilmu Jiwa Pengobatan: mempelajari gejala-gejala kejiwaan yang berhubungan dengan menyembuhkan penyakit. Pada dokter selalu berusaha menyelami jiwa orang-orang yang di obatinya, agar dapat mengetahui sebab yang sebenarnya dari penyakit yang di deritanya, sehingga memudahkan cara mengobatinya. 
  4. Ilmu Jiwa Krimil: Mempelajari soal-soal yang berhubungan dengan kejahatan.
  5. Ilmu Jiwa Pastoral: Mempelajari cara memimpin pengikut sesuatu agama serta meyakinkanpengikutnya kepada ajaran-ajaran agamanya. Umumnya ilmu jiwa ini dipelajari oleh para pemimpin agama. 
  6. Psikiatri: Ajaran untuk menyembuhkan penyakit jiwa atau urat saraf. Ahli penyakit ini disebut Psikiater. 
  7. Psikoterapi: Mengobati cacat-cacat jiwa dengan berbagai metode, misalnya sugesti, hypnose, psikoanalisa atau ungkapan jiwa dan lain sebagainya. 

0 Comments

Post a Comment