- Psikologi Teoritis
Ilmu jiwa yang mempelajari gejala-gejala kejiwaan untuk gejala-gejala itu sendiri. Psikologi teoristis hanya digunakan dalam pengertian ilmiah murni (pure science). Maksudnya, belum dihubungkan dengan praktek kehidupan sehari-hari melainkan mempelajari gejala-gejala tersebut hanya sebagai pengetahuan saja, untuk mengetahui menambah pengetahuan tentang kejiwaan.
- Psikologi Praktis
Psikologi teoritis yang dikembangkan menjadi psikologi praktis dan psikologi yang langsung dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Yang termasuk psikologi praktis ialah:
- Psiko-teknik: teori tentang cara menetapkan pribadi seseorang dan kecakapannya untuk memegang jabatan tertentu.
- Psikologi Pendidikan: mempelajari hal ikhwal jiwa untuk keperluan pendidikan, jadi segala gejala-gejala yang berhubungan dengan proses pendidikan dipelajari secara mendalam.
- Ilmu Jiwa Pengobatan: mempelajari gejala-gejala kejiwaan yang berhubungan dengan menyembuhkan penyakit. Pada dokter selalu berusaha menyelami jiwa orang-orang yang di obatinya, agar dapat mengetahui sebab yang sebenarnya dari penyakit yang di deritanya, sehingga memudahkan cara mengobatinya.
- Ilmu Jiwa Krimil: Mempelajari soal-soal yang berhubungan dengan kejahatan.
- Ilmu Jiwa Pastoral: Mempelajari cara memimpin pengikut sesuatu agama serta meyakinkanpengikutnya kepada ajaran-ajaran agamanya. Umumnya ilmu jiwa ini dipelajari oleh para pemimpin agama.
- Psikiatri: Ajaran untuk menyembuhkan penyakit jiwa atau urat saraf. Ahli penyakit ini disebut Psikiater.
- Psikoterapi: Mengobati cacat-cacat jiwa dengan berbagai metode, misalnya sugesti, hypnose, psikoanalisa atau ungkapan jiwa dan lain sebagainya.
0 Comments
Post a Comment