Pada dasarnya sikap bukan merupakan suatu pembawaan, melainkan hasil interaksi antara individu dengan lingkungan sehingga sikap bersifat dinamis.
Sikap dapat pula dinyatakan sebagai hasil belajar, karenanya sikap dapat mengalami perubahan.
Sesuai yang dinyatakan oleh Sheriff & Sheriff (1956), bahwa sikap dapat berubah karena kondisi dan pengaruh yang diberikan.
Sebagai hasil dari belajar, sikap tidaklah terbentuk dengan sendirinya karena pembentukan sikap senantiasa akan berlangsung dalam interaksi manusia berkenaan dengan objek teretntu (Hudaniah, 2003).
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap, antara lain:
- Faktor Internal
yaitu cara individu dalam menanggapi dunia luarnya dengan selektif sehingga tidak semua yang datang akan diterima atau ditolak.
- Faktor Genetik dan Fisiologik
- Pengalaman pribadi yaitu peristiwa traumatik yang merubah secara drastis kehidupan individu, misalnya kehilangan anggota tubuh karena kecelakaan.
- Kebudayaan
- Faktor Emosional
- Faktor Eksternal
- Pengaruh orang tua
- Kelompok sebaya atau kelompok masyarakat
- Media massa
- Institusi / Lembaga Pendidikan dan Agama
- Sikap positif dan negative
0 Comments
Post a Comment