Bentuk Propaganda dan Elemen yang Terkandung | Materi Kuliah Ilmu Komunikasi

Propaganda (Meaning, definition, explanation)

Propaganda adalah suatu penyebaran pesan yang terlebih dahulu telah direncanakan secara seksama untuk mengubah sikap, pandangan, pendapat dan tingkah laku dari penerima/komunikan sesuai dengan pola yang telah ditetapkan oleh komunikator.

Elemen-elemen atau ciri-ciri propaganda yaitu :
  1. Komunikator, atau orang yang dilembagakan/lembaga yang menyampaikan pesan dengan isi dan tujuan tertentu.
  2. Komunikan atau penerima pesan yang diharapkan menerima pesan dan kemudian melakukan sesuatu sesuai pola yang ditentukan oleh komunikator.
  3. Kebijaksanaan atau politik propaganda yang menentukan isi dan tujuan yang hendak dicapai.
  4. Pesan tertentu yang telah di-encode atau dirumuskan sedemikian rupa agar mencapai tujuannya yang efektif.
  5. Sarana atau medium yang tepat dan sesuai atau serasi dengan situasi dari komunikan.
  6. Teknik yang seefektif mungkin, yang dapat memberikan pengaruh yang setepatnya dan mampu mendorong komunikan melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginan atau pola yang ditentukan oleh komunikator.
  7. Kondisi dan situasi yang memungkinkan dilakukannya kegiatan propaganda yang bersangkutan.
Propaganda dikelompokkan kedalam beberapa jenis seperti:
  1. White propaganda, merupakan propaganda yang secara jujur, benar, sportif menyampaikan isi (content) pesan, serta sumbernya jelas.
  2. Black propaganda, merupakan propaganda yang secara licik, palsu, tidak jujur dan menuduh sumber lain melakukan kegiatan terebut.
  3. Grey propaganda, merupakan propaganda yang sumber kurang jelas- tujuannya samar-samar, sehingga menimbulakan keraguan.
  4. Ratio propaganda, dengan tujuan rasional.
Propaganda di kelompokkan kedalam beberapa sikap yaitu :
  1. Coercive, propaganda dengan metoda ini hampir mirip dengan propaganda of the deed. Namun begitu dalam coercive (bersifat sanksional) ini masih menggunakan lambang-lambang komunikasi yang menimbulkan ketegangan jiwa (takut, seram, jijik). Komunikan yang menerima pesan secara coercive, akan melakukan sesuatu sebagai akibat rasa takut, rasa ngeri. Perasaan ini timbul karena ada sanksi-sanksi tertentu yang ditakutinya meelalui pesan yang diterimanya. Misal: rasa takut kehilangan pekerjaan atau nafkah, takut terlantar, dikucilkan, sengsara, dll.
  2. Persuasive, propaganda jenis ini adalah dengan metoda penyampaian pesan-pesan yang menimbulkan rasa senang, tertarik, rela, dan spontan melakukan sesuatu.

0 Comments

Post a Comment