![]() |
| Propaganda (Meaning, definition, explanation) |
Propaganda adalah suatu penyebaran pesan yang terlebih dahulu telah direncanakan secara seksama untuk mengubah sikap, pandangan, pendapat dan tingkah laku dari penerima/komunikan sesuai dengan pola yang telah ditetapkan oleh komunikator.
Elemen-elemen atau ciri-ciri propaganda yaitu :
- Komunikator, atau orang yang dilembagakan/lembaga yang menyampaikan pesan dengan isi dan tujuan tertentu.
- Komunikan atau penerima pesan yang diharapkan menerima pesan dan kemudian melakukan sesuatu sesuai pola yang ditentukan oleh komunikator.
- Kebijaksanaan atau politik propaganda yang menentukan isi dan tujuan yang hendak dicapai.
- Pesan tertentu yang telah di-encode atau dirumuskan sedemikian rupa agar mencapai tujuannya yang efektif.
- Sarana atau medium yang tepat dan sesuai atau serasi dengan situasi dari komunikan.
- Teknik yang seefektif mungkin, yang dapat memberikan pengaruh yang setepatnya dan mampu mendorong komunikan melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginan atau pola yang ditentukan oleh komunikator.
- Kondisi dan situasi yang memungkinkan dilakukannya kegiatan propaganda yang bersangkutan.
Propaganda dikelompokkan kedalam beberapa jenis seperti:
- White propaganda, merupakan propaganda yang secara jujur, benar, sportif menyampaikan isi (content) pesan, serta sumbernya jelas.
- Black propaganda, merupakan propaganda yang secara licik, palsu, tidak jujur dan menuduh sumber lain melakukan kegiatan terebut.
- Grey propaganda, merupakan propaganda yang sumber kurang jelas- tujuannya samar-samar, sehingga menimbulakan keraguan.
- Ratio propaganda, dengan tujuan rasional.
Propaganda di kelompokkan kedalam beberapa sikap yaitu :
- Coercive, propaganda dengan metoda ini hampir mirip dengan propaganda of the deed. Namun begitu dalam coercive (bersifat sanksional) ini masih menggunakan lambang-lambang komunikasi yang menimbulkan ketegangan jiwa (takut, seram, jijik). Komunikan yang menerima pesan secara coercive, akan melakukan sesuatu sebagai akibat rasa takut, rasa ngeri. Perasaan ini timbul karena ada sanksi-sanksi tertentu yang ditakutinya meelalui pesan yang diterimanya. Misal: rasa takut kehilangan pekerjaan atau nafkah, takut terlantar, dikucilkan, sengsara, dll.
- Persuasive, propaganda jenis ini adalah dengan metoda penyampaian pesan-pesan yang menimbulkan rasa senang, tertarik, rela, dan spontan melakukan sesuatu.

0 Comments
Post a Comment